Memilih Reksadana Syariah – Benar-Benar Syar’i

Memilih reksadana syariah? Pentingkah? Banyak sekali program investasi, baik dalam investasi emas atau properti. Semakin banyak program investasi yang menggiurkan maka semakin banyak juga bentuk investasi yang tidak sesuai syariah. Program investasi memang rawan pelanggaran syariah, sehingga anda perlu hati-hati dalam memilih bila memang anda masih memilih jalan aman dunia-akhirat. Itulah kenyataan yang terjadi dalam dunia investasi.

Memilih Reksadana Syariah – Benar-Benar Syar’i

Bagaimana memilih investasi reksadana syariah yang benar-benar syar’i? Memang sulit. Karena memang prinsip pengelolaan dana investasi masih mengandalkan berbagai perusahaan. Manager investasi bisa saja mengandalkan perusahaan yang memperjual-belikan produk yang terlarang. Atau memang memperjual-belikan produk yang halal, namun masih mengandalkan peminjaman riba dalam pengelolaan bisnisnya. Bisa dikatakan, kira-kira hampir 50% mustahil bisa menemukan reksadana syariah di dunia, kemungkinan.

Bila anda ingin tahu kenapa sulit memilih reksadana syariah, anda bisa melihat pembahasan di bawah. Pembahasan yang akan dijelaskan, juga termasuk sebagai cara memilih investasi yang syar’i.

Ketahui Jenis Reksadana Yang Diambil Manajer Investasi

“Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.” (dikutip dari wikipedia).

Dari pernyataan di atas menandakan bahwa manajer investasi yang menangani dana investasi masyarakat akan melakukan pengelolaan dalam dunia investasi saham, obligasi, dan yang lainnya. Bila memang bermain dalam bursa saham, tentu yang terjadi banyak kasus adalah hanya “permainan uang” saja. Berbeda bila manajer investasi melakuakn investasi dari dalam perusahaan, maka dana akan dikelola dengan baik atas dasar kontrol si manajer. Tapi, apakah mungkin bisa berinvestasi saham dilakukan dari dalam perusahaan ketika berjenis reksadana?

Dari hal mengetahui jenis reksadana saja, sulit memilih jenis reksadana syariah. Bila memang ada reksadana yang berlabel syariah, harus benar-benar diselidiki, jangan sampai hanya sekedar membawa stampel “Syariah”. Namun biasanya kalau reksadana berlabel syariah sudah ada dewan pengawasnya.

Ketahui Tempat Perusahaan Dalam Pengelolaan Dana Investasi Reksadana

Andai saja investasi reksadana syariah masuk dalam dunia bursa saham, obligasi dan lainnya yang memang sesuai syariah. Misalkan saja seperti itu. Namun walau seperti itu, tetap saja sebagai investor cerdik harus bertanya-tanya, “bermain dalam saham perusahaan seperti apa yang dilakukan manajer investasi?” Apakah akan membeli saham perusahaan yang mengelola daging babi, minuman beralkohol atau lainya? Tentu harus tahu hal itu. Dan itu juga yang membuat sulit memilih investasi reksadana syariah.

Manajer Reksadana Memilih Jalur Investasi Konvensional

Bila memang banyak sekali keraguan dalam investasi reksadana, sebagai solusi bisa saja melakukan investasi reksadana dalam bentuk konvensional. Bila mengandalkan perusahaan yang sudah masuk dalam bursa saham (Bursa Efek Indonesia), tentu akan terjebak dalam permainan uang. Maka lebih baik menggunakan perusahaan biasa, yang memang perusahan itu belum masuk dalam bursa saham. Cara seperti itu memungkinkan bisa berinvestasi langsung ke dalam perusahaan dan memiliki kontrol atas investasinya. Tentunya, hal ini bergantung manajer investasi dalam mengelola dana masyarakat.

Untuk kelancaran investasi reksadana secara syariah, memang harus bekerjasama terlebih dahulu dengan beberapa perusahaan yang tergolong dalam perusahaan syariah. Memang agak konyol, belum tentu dana masyarakat yang terkumpul bisa masuk ke dalam “daftar investor”. Namun pada intinya, terlebih dahulu ada kerjasama antara manajer investasi dan beberapa perusahaan terkait agar mempermudah jalannya investasi reksadana syariah.

Terpenting dana terkumpul banyak. Kontrol atas resiko investasi bisa maksimal dimiliki manajer investasi. Ketika pengelolaan dana, berhasil mendapatkan keuntungan. Ketika menghasilkan keuntungan, langsung bisa dibagi rata kepada para investor sesuai paket investasi yang diambil. Itulah konsep sederhana investasi reksadana yang sebenarnya tidak perlu penjelasan menjelimet.

Memang sepertinya bentuk konvesnsional perlu strategi khusus agar menarik masyarakat. Namun itulah perkiraan analisis dalam dunia investasi reksadana syariah yang sesuai syar’i.

Bila ingin lebih simpel, carilah lembaga reksadana (manajer investasi) yang berlabel syariah. Namun tetap harus melakukan analisis untuk meyakinkan.

Dapatkan informasi artikel terbaru ke email anda. Jangan ketinggalan. Masukkan email aktif Anda di bawah:

0 Response to "Memilih Reksadana Syariah – Benar-Benar Syar’i"